Love Bird
Burung Cinta (Love Bird) adalah satu burung dari sembilan jenis spesies genus Agapornis (dari bahasa Yunani "agape" yang berarti "cinta" dan "ornis" yang bearti "burung"). Mereka adalah burung yang berukuran kecil, antara 13 sampai 17 cm dengan berat 40 hingga 60 gram, dan bersifat sosial. Delapan dari spesies ini berasal dari Afrika, sementara spesies "burung cinta kepala abu-abu" berasal dari Madagaskar. Nama mereka berasal dari kelakuan yang umum diamati bahwa sepasang burung cinta akan duduk berdekatan dan saling menyayangi satu sama lain. Sifat pasangan burung cinta adalah monogami di alam bebas.
Burung cinta secara umum mempunyai tinggi 13 sampai 17 cm dan berat sekitar 40 sampai 60 gram, berekor pendek dan berparuh besar.
Varietas lovebird bermacam-macam, antara lain : pastel, biru langit, biru muka hitam, biru langit, lutino, hijau muka hitam, hijau fischer dll. Selain bulunya indah, burung ini juga memiliki suara kicau merdu dan sering kali dilombakan. Biasanya yang memiliki kicauan bagus dan sering juara lomba adalah lovebird warna hijau fischer dan biru kepala hitam.
Makanan & Minuman
Makanannya campuran millet putih, millet merah, canary seed, dan sedikit biji bunga matahari. Sebenarnya makanan favorit 'Si burung cinta' ini adalah biji bunga matahari. Tapi karena kandungan lemaknya tinggi sehingga dapat membuat burung kegemukan, maka sebaiknya pemberian biji bunga matahari dibatasi 7-10 biji saja per hari. tempat makan love bird setiap hari harus dibersihkan dari sisa-sisa kulit biji yang dimakannya, dapat dilakukan dengan ditiup. Sebaiknya lovebird juga diberi ekstrafooding berupa kangkung dan jagung muda setiap hari. Kangkung dan jagung muda sangat penting terutama bagi yang sedang merawat anaknya. Ekstra fooding dapat ditambah dengan tulang sotong. Pemberian vitamin yang dicampur minuman juga diperlukan. Minuman sebaiknya diganti setiap hari untuk menghindari penyakit.
Kandang
Untuk kandang ternak, bisa berukuran sedang. Cukup 75 x 60 x 60 cm. Tidak seperti jenis2 burung kicauan lain yang butuh kandang besar. Yang penting kandang terbuat dari kawat ram karena lovebird memiliki paruh yang kuat dan tajam, sehingga dapat dengan mudah memotong jeruji kandang bila hanya terbuat dari bambu. Perlengkapan kandangnya cukup dengan kotak sarang seperti kotak sarang parkit, tetapi dengan ukuran yang sedikit lebih besar.
Untuk kandang pemeliharaan tunggal bagi lovebird yang dipelihara untuk didengar keindahan kicaunya. Dapat memakai sangkar khusus lovebird yang banyak dijual di pasaran.
Kelebihan lovebird dibanding burung kicauan yang lain :
- Harga relatif murah.
- Umur panjang dapat mencapai 15 tahun.
- Ekstra fooding hanya berupa jagung muda dan kangkung sehingga murah, tidak seperti burung kicauan lain yang membutuhkan cacing, jangkrik, dan kroto yang harganya relatif lebih mahal.
- Tahan penyakit sehingga cocok untuk hobis burung pemula.
- Relatif mudah untuk diternak.
- Tidak membutuhkan kandang yang luas untuk berkembangbiak, bahkan kandang dapat dibuat sistem susun sehingga hemat tempat.
Secara tradisional, lovebird terdiri dari tiga grup besar:
- Grup dimorfic (berpenampilan fisik beda antara jantan dan betina): Madagascar, Abyssinia dan Red-headed Lovebird
- Grup menengah: Peach-faced Lovebird
- Grup kacamata: Black-Masked, Fischer's, Liliane (Nyasa) dan Black-cheeked Lovebirds
| Species (wild-types) | |||
|---|---|---|---|
| Nama umum / latin | Foto | Deskripsi | Daerah |
| Black-Masked Lovebird (Agapornis personata) |
14 cm. Sebagian besar hijau, topeng kepala hitam, bulu dada kuning, paruh merah, mata berkacamata putih | Tanzania, Burundi dan Kenya | |
| Fischer's Lovebird (Agapornis fischeri) |
14 cm. Sebagian besar hijau, kepala dan bagian tubuh atas oranye, bagian pantat biru, paruh merah, mata berkacamata putih | Bagian selatan Danau Victoria di Tanzania utara | |
| Lilian's Lovebird Nyasa Lovebird (Agapornis lilianae) |
13 cm. Sebagian besar hijau, termasuk punggung dan pantat, kepala oranye, paruh merah, mata berkacamata putih | Malawi | |
| Black-cheeked Lovebird (Agapornis nigrigenis) |
14 cm. Sebagian besar hijau, leher dan bagian belakang kepala coklat, bagian depan kepala coklat kemerahan, bagian dada atas oranye, paruh merah, mata berkacamata putih | Zambia | |
| Peach-faced Lovebird (Agapornis roseicollis) |
15 cm. Sebagian besar hijau, muka merah muda, bagian punggung bawah dan pantat berwarna biru, paruh berwarna gading | Namibia, Africa Selatan, Angola | |
| Black-winged Lovebird Abyssinian Lovebird (Agapornis taranta) |
16.5 cm. Sebagian besar hijau, paruh merah, beberapa helai sayap hitam. Burung jantan mempunyai warna merah di bagian kepala depan dan atas. Burung betina seluruhnya hijau | Eritrea selatan sampai Ethiopiaselatan | |
| Red-faced Lovebird (Agapornis pullarius) |
15 cm. Sebagian besar hijau dengan merah di leher bagian atas dan kepala. Burung jantan mempunyai warna merah lebih banyak dan lebih gelap pada muka dan kepala. Juga burung jantan mempunyai paruh yang lebih gelap dari burung betina | Daerah Afrika tengah | |
| Grey-headed Lovebird or Madagascar Lovebird (Agapornis canus) |
13 cm. Sebagian besar hijau dengan hijau gelap di punggung. Warna paruh kelabu muda. Burung jantan berwarna abu-abu di bagian tubuh atas, leher dan kepala. | Madagaskar | |
| Black-collared Lovebird or Swindern's Lovebird (Agapornis swindernianus) |
13.5 cm. Sebagian besar hijau, leher coklat dengan warna hitam di bagian belakang leher, paruh berwarna abu-abu tua atau hitam | Bagian khatulistiwa Afrika | |






